![]() |
| Dua Burung Merpati Bersaudara “ Denmark “ |
Merpati yang lebih tua bernama Bulu Putih, sedangkan adiknya bernama Sayap Biru
Bulu Putih senang tinggal di rumah. Sementara itu, Sayap Biru lebih suka bepergian. Dia mempunyai cita-cita, suatu hari nanti bisa pergi melihat dunia.
Suatu hari Sayap Biru berkata, “ Aku sedang bosan di rumah. Aku ingin pergi keluar desa.”
Bulu putih merasa cemas. “ Tapi kamu masih terlalu kecil, tunggulah sebentar lagi,” katanya
“ Tapi aku sudah tidak sabar lagi. aku hanya akan pergi tiga hari,” kata Sayap Biru
“ di luar sana, merpati diburu manusia dan dimangsa burung elang. Lebih baik kamu di sini saja. Di sini banyak makanan dan saudara yang menyayangi kita,” bujuk Bulu Putih.
Sayap Biru tetap ingin pergi. Bulu Putih hanya bisa berpesan agar adiknya berhati-hati.
Sayap Biru akhirnya pergi melihat dunia luar. Di suatu lading, dia melihat butir-butir gandum yang sedang dijemur. Karena lapar, Sayap Biru terbang mendekati butiran gandum itu.
Ketika Sayap Biru sedang makan, datanglah burung elang yang ingin menyerangnya.
Sayap Biru segera terbang menghindar. Namun, kaki dan sayapnya luka terkena cakar elang. Dia pun segera bersembunyi di balik dahan yang rimbun. Tiba-tiba, ada anak kecil yang melempar batu ke arahnya.
Sayap Biru pun terbang pulang dengan kaki dan sayap yang terluka. Perutnya juga terasa lapar.
Sesampainya di rumah, Bulu Putih langsung memeluk dan menolong Sayap Biru. Sayap Biru pun merasa senang karena sudah berada di rumah lagi.
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita di atas adalah SALING MENYAYANGI ( Sayangilah keluarga kita. Jika kita saling menyayangi, hidup akan terasa indah dan bahagia )

0 Response to "Dua Burung Merpati Bersaudara “ Denmark “"
Posting Komentar