![]() |
| Cerita Fabel Semut Sombong Dan Kupu-Kupu Baik Hati “ Spanyol “ |
Semut juga senang melihat tetes embun dan daun kering yang jatuh.
Semut berjalan-jalan mengitari pepohonan. Di bawah sebuah pohon, dia melihat kepompong.
“ Ah, pasti tidak enak menjadi kepompong, harus terkurung sepanjang hari. Tidak seperti aku, bebas berjalan-jalan,” kata semut dengan sombong
Beberapa hari kemudian, semut kembali berjalan-jalan. Setelah semalam turun hujan, hari ini tanah menjadi becek. Semut kesulitan berjalan. Kakinya terjebak di lumpur.
“ Tolong…tolong aku,” teriak semut.
“ Kau kenapa? Tiba-tiba semut mendengar suara. Namun, dia tidak melihat siapa-siapa.
“ Aku ada di atas sini,” kata suara itu lagi. semut melihat ke atas. Semut melihat seekor hewan yang sangat cantik. Dia terbang dengan ringan. Sayapnya lembut dann berwarna-warna.
“ Mari kutolong. Kasihan sekali kau terjebak di lumpur,” kata hewan cantik itu. Hewan itu kemudian mengangkat si semut dan memindahkannya ke tanah yang kering.
“ Terima kasih kau sudah mau menolongku. Oiya, siapa namamu? Aku belum pernah melihatmu,” kata semut
“ Dulu aku adalah kepompong. Sekarang aku sudah berubah menjadi kupu-kupu. Kini, aku bisa melihat dunia yang sangat indah. Aku bisa terbang kemana saja,” jawab kupu-kupu
Semut pun terdiam. Dia merasa malu karena dulu pernah mengejek kupu-kupu ketika masih menjadi kepompong.
Semut pun meminta maaf pada kupu-kupu. Dia berjanji dalam hati tidak akan sombong lagi.
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita di atas adalah JANGAN SOMBONG ( Kita tidak boleh mengejek atau menghina orang lain. Setiap orang pasti memiliki kelebihan masing-masing )
Baca Juga : Begini Cara Menabuh Rebana Yang Benar
Baca Juga : Begini Cara Menabuh Rebana Yang Benar

0 Response to "Cerita Fabel Semut Sombong Dan Kupu-Kupu Baik Hati “ Spanyol “"
Posting Komentar